Mendaki Bukit Menuju SDN Cipinang 3 Bersama Reza Rahadian

Diterbitkan pada | Senin, 03 Agustus 2020

Kita tentu masih mengingat sebuah kisah yang mengusik rasa kemanusiaan tentang "sekolah yang terpaksa dilakukan di teras rumah ketua RT". Untuk melihat kembali denyut perjuangan di sana, kami mengunjungi kembali Kelas Jauh SDN Cipinang 3 tersebut bersama duta YAPPIKA-ActionAid, Reza Rahadian.

Sebagai duta organisasi, kehadiran Reza menjadi perwujudan dari konsistensi kepeduliannya melalui Program Sekolah Aman demi menemui adik-adik kita yang belajar dalam keterbatasan.

Aksi Nyata Mengawal Hak Belajar di Atas Lantai Teras

Bagi Reza Rahadian, potret sekolah rusak bukanlah deretan angka mati di dalam berkas laporan administrasi pemerintah. Sebab, pengalaman menemui para murid di Rumpin ini menyentuh memori personal dalam hidupnya.

“Saya pernah merasakan, sekolah di lantai karena suatu hal. Misalnya karena menunggak, lantas hukumannya belajar di luar kelas. Sejak itu saya konsen untuk memberikan perhatian besar pada pendidikan anak-anak. Semua anak berhak belajar dengan layak, dan tidak terganggu dengan urusan apapun,” ungkap Reza saat itu.

Refleksi personal tersebut menjadi motor penggerak bagi Reza Rahadian untuk terus aktif menyuarakan pentingnya perbaikan sekolah rusak di berbagai wilayah dampingan. Saat menyaksikan langsung bagaimana besarnya semangat belajar yang menyala di balik keterbatasan Kelas Jauh SDN Cipinang 3, rasa haru yang mendalam tidak dapat dibendung.
Melalui dokumentasi gerakan ini, ada harapan besar yang ingin disebarluaskan kepada publik:
  • Mendorong pemerintah agar memberikan perhatian dan kepedulian yang lebih nyata bagi anak-anak yang kurang beruntung dalam mengakses fasilitas pendidikan.
  • Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut bersama-sama menaruh empati pada perbaikan prasarana belajar di pelosok daerah.
Sebab, bagaimanapun juga, kualitas pendidikan dasar adalah pondasi yang paling krusial dan mendasar untuk membangun martabat sebuah bangsa.


Tag :